Bagaimana Mendapatkan Hasil Giling Gabah yang Maksimal dengan Roll?

Dewasa ini, penggilingan gabah menjadi beras tidak hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat saja tetapi berkembang menjadi industri yang hasilnya bisa mencapai ratusan ton beras per hari. Mengingat hasil yang demikian besar, proses penggilingan pasti membutuhkan rubber roll atau rice hulling roll sebagai komponen integral dalam proses penggilingan gabah.

Agar proses penggilingan dapat berjalan efisien, rol yang digunakan harus awet, berkapasitas giling tinggi dan menghasilkan beras utuh sebanyak mungkin. Rol yang awet alias berkapasitas giling tinggi mengurangi down time yang diperlukan untuk penggantian rol sehingga penggilingan tersebut dapat beroperasi lebih lama untuk setiap pasang rol yang digunakan. Belum lagi, semakin awet rol yang digunakan, semakin hemat juga biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh penggiling.

Ada 7 (tujuh) hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil giling gabah yang maksimal:
1. Dudukan rol (bosch drum) harus dalam keadaan bersih
2. As lurus
3. Roll dipasang dan semua baut/mur dikencangkan dengan baik
4. Kedua roll tidak bergesekan dengan dinding mesin saat berputar
5. Kadar air gabah yang akan digiling + 14%
6. Gabah masuk mesin pecah kulit (PK) dalam keadaan bersih (tidak ada kerikil atau kotoran lain)
7. Gunakan rol yang berkualitas dan bergaransi

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan hasil giling gabah yang maksimal, hubungi customer care kami di line telepon 0231-510769/ 510765/510345 atau fax 0231-510346.

 

Seandainya Masih Seperti Doeloe

Apakah Anda pernah merasakan suasana kampung di musim tanam dan panen padi? Atau mungkin Anda sendiri pernah mengalami bagaimana proses menanam padi hingga panennya? Saat musim tanam padi, kampung yang mayoritas penduduknya petani padi biasanya sangat ramai karena banyak orang mengolah sawahnya. Saat pekerjaan mengolah lahan masih dilakukan dengan tradisional, proses ini biasanya diawali dengan mencangkul dan membajak sawah (meluku) dan menyemai benih. Setelah ketiga langkah tadi rampung, barulah perawatan padi dimulai dengan menyiangi rumput/tanaman liar, memupuk dan menyemprot pestisida menggunakan hand sprayer. Setelah padi cukup umur, panen dilakukan dengan ani-ani atau sabit. Kemudian padi digebod atau memukul-mukulnya dengan pelepah kelapa untuk merontokkan bulir padi. Setelah bulir padi rontok, gabah dikeringkan dengan dijemur di tengah sawah atau pinggir jalan, ditapeni dengan tampah atau disilir dengan bantuan angin. Saat bulir padi tersebut sudah kering, barulah bulirnya ditumbuk untuk memperoleh beras (ditutu).

 

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi semakin canggih dan proses pengolahan padi pun berubah. Pengolahan lahan dilakukan dengan traktor sedangkan penyemaian benih, perawatan padi, panen, pengeringan dan penggilingan dilakukan dengan berbagai jenis mesin. Seandainya pengolahan padi masih tradisional seperti dulu, berapa banyak waktu yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan 250 juta penduduk Indonesia? Lalu akankah Indonesia mampu berswasembada beras bahkan ekspor?

Mesin pecah kulit modern dengan rubber roll

Salah satu tahapan proses yang sudah dimodernisasi adalah penggilingan padi. Huller rata-rata telah menggunakan mesin pecah kulit (PK). Mesin ini membutuhkan komponen yang bernama rol karet atau rubber roll yang berfungsi mengupas kulit gabah. Peranan rubber roll ini sangat penting dalam menjaga keutuhan beras yang dihasilkan dan berpengaruh terhadap kehalusan suara dan tingkat keawetan mesin. Setelah menggiling sejumlah tertentu gabah kering, rubber roll ini perlu diganti karena karetnya sudah terkikis.

Karena hasil akhir penggilingan gabah tergantung pada rubber roll yang digunakan, pilihlah rubber roll yang berkualitas. Berikut ini adalah tips untuk memilih rubber roll yang baik :

  1. Bergaransi
  2. Beras yang dihasilkan utuh
  3. Kapasitas giling tinggi di kelasnya
  4. Berstandar internasional ( ISO 9001 : 2008 )
  5. Diproduksi oleh pabrik yang berpengalaman dalam membuat roll

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan rubber roll yang berkualitas, hubungi Customer Care kami di nomor 0231-510769 / 510765 / 510345 atau fax di 0231-510346

 

MODERNISASI PERTANIAN DALAM MENJAGA KETAHANAN PANGAN

petani memanen padi

Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang sebagian besar lahannya ditanami padi.Budidaya padi memerlukan tenaga manusia dalam jumlah besar. Keterbatasan tenaga membuat penanaman serentak di satu lahan menjadi sulit dilakukan dan saat penanaman sudah terjadi pun, pemberantasan hama secara serentak sulit dilakukan. Alhasil, untuk mengatasi hal itu dilakukanlah mekanisasi pertanian dari hulu sampai hilir. Artinya mulai dari pengolahan lahan, penanaman bibit sampai panen menggunakan pola mekanisasi pertanian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan jumlah tenaga kerja sektor pertanian tahun 2010 sampai 2013 sebesar 2,2%. Jumlah tenaga kerja di sector pertanian yangn berjumlah 38,7 juta orang pada tahun 2010 menurun di tahun 2013 menjadi 36,9 juta orang. Sejumlah daerah sentra produksi padi sudah mulai kesulitan untuk mencari tenaga pengolahan lahan, penanam bibit, panen serta proses pengolahan padi menjadi beras.

Modernisasi pertanian khususnya pada budidaya padi menjadi sebuah keniscayaan. Modernisasi akan membuat usaha padi menjadi lebih efisien, meningkatkan produktivitas dan berujung pada kesejahteraan tenaga kerja sektor pertanian.Tanpa adanya usaha untuk melakukan modernisasi dalam budidaya padi, swasembada beras seperti yang ditargetkan oleh pemerintah akan sulit tercapai.

ELASTOMERIC BEARING PAD : ISTILAH DAN FUNGSI

Karet dapat diolah menjadi berbagai produk untuk bermacam kebutuhan, salah satunya elastomeric bearing pad. Produk ini dibuat dari elastomer (polimer elastis) yang merupakan polimer dengan viskoelastisitas dan modulus rendah namun yield strain yang tinggi dibandingkan polimer lain. Elastomeric bearing pad berfungsi sebagai bantalan penahan struktur jembatan. Bantalan ini diperlukan untuk menyalurkan reaksi girder (balok penopang jembatan) tanpa memberi tekanan berlebihan pada struktur sehingga jembatan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Elastomeric bearing pad terbagi menjadi dua jenis, yaitu plain bearing pad dan laminated bearing pad. Plain bearing pad hanya terdiri dari elastomer sedangkan laminated bearing pad mengandung lempengan baja yang dilekatkan pada elastomer untuk membantu menahan daya yang timbul dari pergerakan beban jembatan.

Plain Bearing Pad

Laminated Bearing Pad

SLP Super Elemet Fender (SSEF) – Tipe Fender Paling Efektif dan Efisien

Fender tipe SLP Super Element Fender (SSEF) adalah fender yang dikenal paling efektif dan efisien di pasar dunia. Sejak pertama kali fender tipe Super Element ini diluncurkan, fender ini memiliki track record yang bagus dan diterima hangat di pasar marine fender. Struktur SLP Super Element Fender  yang terdiri dari 2 buah marine fender menyerupai huruf I dan frontal frame ini didesain untuk digunakan di pelabuhan dengan kapal besar dan kecil. Continue reading

Mooring Buoy: Fungsional dan Aman

Buoy adalah penanda yang diletakkan di laut agar kapal tidak merapat dikarenakan kedalaman laut yang terlalu dangkal. Buoy pada umumnya berwarna terang agar mudah dikenali dari jarak jauh. Mooring buoy, produk PT Samudera Luas Paramacitra yang terbaru ini adalah salah satu tipe buoy yang digunakan untuk menambatkan kapal di area laut sehingga kapal besar yang tidak bisa merapat ke dermaga tetap bisa melakukan aktivitas bongkar muat. Mooring buoy memiliki bobot paling berat di antara jenis buoy yang lain. Continue reading

Marine Rubber Fender – Sejarah dan Fungsi Rubber Fender

Telah bertahun-tahun masyarakat mengenal sistem proteksi dermaga. Sistem ini mungkin mulai dikenal sejak transportasi laut menjadi marak. Karena adanya gelombang, kapal tidak selalu bisa merapat dengan mulus ke dermaga. Besar kemungkinan terjadinya benturan antara lambung kapal dan dermaga yang dapat mengakibatkan kerusakan pada struktur dermaga dan/atau kapal. Oleh sebab itulah, sistem proteksi dermaga diciptakan.  Continue reading

Choosing the right type of marine rubber fender

The main aim of installing marine rubber fender is to protect both the vessel and the dock from major failure during the berthing period. External forces, such as abrasion or other natural factors can possibly occur during the berthing process. Therefore, marine rubber fenders are made to solve this problem, and therefore, more money can be saved due to less vessel or dock fixing.

Continue reading

Tips Memilih Marine Fender Yang Tepat

Fungsi utama dari sistem fender karet adalah untuk mencegah kapal dan dermaga dari kerusakan yang timbul selama proses merapatnya kapal dan sewaktu kapal bersandar. Gaya eksternal, seperti abrasi dan faktor alam lainnya, sangat mungkin terjadi saat kapal merapat. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan fatal pada kapal dan struktur dermaga jika tidak ada sistem yang menjadi penengah. Karena dibutuhkan biaya yang cukup besar untuk memperbaiki kapal dan struktur dermaga, diciptakanlah bantalan karet yang dipasang pada sisi dermaga yang disebut fender atau marine fender. Continue reading

Rubber Expansion Joint / Flexible Expansion Joint – Melindungi Sistem Pipa dari Tekanan dan Getaran

Sistem pipa diperlukan dalam beberapa jenis industri, namun industri yang banyak menggunakan pemasangan pipa dalam proses produksinya adalah industri migas. Industri migas kerap kali menghadapi masalah terkait dengan pemasangan sistem pipa migas tersebut, salah satunya berkaitan dengan ketahanan pipa terhadap tekanan dan getaran. Apabila masalah tersebut dibiarkan, maka akan menjadi masalah serius yang mengganggu proses pengolahan bahan mentah migas bahkan bisa mengakibatkan kerugian yang besar seperti terjadinya ledakan pipa gas. Sistem pipa migas harus dilengkapi dengan beberapa fitur untuk mengantisipasi tekanan dan getaran yang tidak normal. Penguatan struktur pipa juga menjadi cara agar sistem pipa migas menjadi lebih tahan terhadap adanya tekanan dan getaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Continue reading