Articles PT Samudera Luas Paramacitra | Rubber Fender, Rice Hulling Roll, Elastomeric Bearing Pad, Rubber Airbag, Mooring Buoy | PT Samudera Luas Paramacitra

Railway Rubber Pad Mendukung Transportasi Kereta Api

Saat ini pemerintah sedang giat-giatnya membangun infratruktur transportasi. Selain pelabuhan, jalan tol dan bandara udara, pemerintah juga membuka jalur kereta api baru sembari menghidupkan kembali jalur yang tidak aktif. Total ada sembilan jalur baru kereta api yang sedang dibangun saat ini. Salah satunya yang cukup besar adalah  jalur Makassar-Parepare, sepanjang 60 km. Selain itu juga ada jalur Lhoksumawe-Bireun dan Medan-Binjai. Di pulau Jawa pembangunan rel di antaranya adalah double track Cilacap-Jogjakarta, double track Bogor-Sukabumi, Kiara Condong-Cicalengka, Solo Balapan-Kadipiro, dan double track Mojokerto.

Meskipun teknologi rel kereta api tidak banyak berubah, struktur rel yang dibangun saat ini sangat berbeda dengan tiga puluh tahun yang lampau. Pada zaman dulu, rel dibangun di atas bantalan kayu. Sejak tahun 1990-an, diperkenalkan bantalan rel dari beton. Dengan semakin langkanya kayu yang kokoh, penggunaan beton meluas ke seluruh dunia.

Bantalan rel beton memang lebih praktis, karena bisa dicetak dekat lokasi pembangunan, tetapi terdapat beberapa kelemahan. Pertama, tidak fleksibel. Bandingkan dengan bantalan kayu yang membal  saat rel dilintasi kereta api. Kedua, karena kekakuan tersebut, dalam jangka panjang bantalan menanggung risiko retak akibat tekanan terus menerus.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, struktur rel dilengkapi dengan bantalan karet rel atau Railway Rubber Pad. Bantalan karet rel merupakan lembaran karet yang diletakan antara rel dengan bantalan rel beton. Bantalan karet membantu menurunkan kekakuan rel, meningkatkan elastisitas jalur kereta api dan interaksi dinamis roda dengan rel.

Fungsi pertama bantalan karet rel adalah mengurangi retak (fatigue crack) bantalan beton akibat benturan dan getaran dari kereta api yang lewat. Cara kerjanya ada dua, yaitu mengurangi beban kejut atau benturan ketika rel dilintasi kereta api, dan ketika rel dilewati kereta api, bantalan karet meredam getaran baik di rel maupun bantalan betonnya.

Fungsi kedua, bantalan karet rel meredam suara berisik. Manfaat ini sangat penting untuk rel kereta api yang berada di bawah tanah atau di dalam terowongan. Rel kereta MRT di Jakarta tentu menggunakan railway rubber pad karena sebagian besar jalurnya berada di bawah tanah.

Bantalan karet rel yang baik memiliki elastisitas untuk menyerap energi akibat tekanan dan goncangan / getaran. Setiap kereta api melintas, akan terjadi interaksi dinamis antara roda dengan rel yang menimbulkan tekanan dan getaran pada bantalan beton.

Bantalan karet rel juga harus berkinerja tinggi dalam ketahanan keausan dan penuaan. Pada jalur aktif, kereta api  melintas dalam frekuensi yang tinggi yang berdampak pada keausan bantalan karet. Bantalan yang mudah aus memerlukan penggantian yang sering. Kemudian, karena dipasang di arena terbuka, bantalan karet rel harus tahan cuaca panas dan dingin.

Kami, PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) merupakan perusahaan terkemuka yang memproduksi bermacam-macam produk berbasis karet. Selain mendukung pembangunan sektor maritim dan pertanian, SLP juga ikut berkontribusi pada pembangunan infrastruktur dengan membuat produk seperti elastomeric bearing pad, rubber sheet dan ruber water stop. Untuk mendukung pengembangan insfrasturktur tranportasi kereta api, SLP  memproduksi railway rubber pad.

Dalam memastikan produksi memenuhi standar, SLP memiliki laboratorium, mengadopsi sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2015.

Bagi Anda yang ingin berkonsultasi mengenai bantalan karet rel atau railway rubber pad  dapat berkonsultasi melalui hotline (+62) 823 2018 9998 atau email admin@niri-rubber.com

Rice Hulling Roll, Kunci Sukses Usaha Penggilingan Padi

Kalau Anda  sedang mecari peluang usaha, coba pikirkan untuk membuka  usaha penggilingan padi. Alasannya sederhana saja: peluangnya besar. Indonesia merupakan negara agraris terbesar di dunia yang setiap tahun memproduksi sekitar 60 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Karena makanan pokok kita nasi, semua padi yang dihasilkan digiling di dalam negeri.

Selain  pasar yang besar, Anda dapat memilih usaha kecil-kecilan, sedang atau skala besar. Kalau modal cekak, bisa mulai dengan usaha kecil. Harga satu unit mesin giling padi kecil sekitar Rp 5 juta. Kalau memiliki modal besar tentu bisa membuka pabrik penggilingan padi. Sebagai gambaran, untuk pengadaan mesin pabrik penggilingan padi diperlukan biaya sekitar Rp70 juta.

Usaha jasa penggilingan padi  memang memiliki variasi, tetapi secara umum ada dua yaitu rice milling unit (RMU) dan rice milling plant (RMP). RMU biasanya memiliki kapasitas kecil dan merupakan usaha jasa murni yang hanya menerima gabah dari petani langsung. Mesin yang digunakan juga disebut rice milling unit, yang menjalankan fungsi sebagai pemecah kulit (mengelupas kulit gabah) dan sekaligus penyosoh (memisahkan dedak dari beras).

Sedangkan penggilingan padi besar biasanya menggunakan fasilitas rice milling plant (RMP) yang memiliki kapasitas giling besar dan menjalin kerjasama dengan tengkulak atau pedagang beras dalam menjalankan usahanya. Pabrik penggilingan padi ini paling tidak menggunakan tiga jenis mesin, yaitu mesin pemecah kulit, mesin penyosoh (polisher), dan mesin pengayak (sifter).

Mesin pemecah kulit gabah kering giling berfungsi untuk memecahkan dan melepaskan kulit gabah. Hasilnya adalah beras kecoklatan yang masih diliputi oleh kulit ari. Mesin pengayak, berperan untuk memisahkan beras dengan gabah yang belum terkelupas di mesin pemecah kulit. Sedangkan mesin penyosoh berperan memutihkan gabah dengan cara memisahkannya dari kulit arinya.

Dengan perkembangan teknologi, sekarang banyak pilihan model penggunaan mesin untuk usaha giling padi Anda. Sekarang ada rice milling unit berkapasitas besar. Anda bisa membuka penggilingan padi tipe sedang dengan memiliki dua atau tiga unit rice milling unit. Yang penting, pilih model dan kapasitas mesin sesuai dengan kapasitas padi yang dikonversi menjadi beras.

Di antara tiga jenis mesin tadi, kunci utama sukses bisnis giling padi ada pada mesin pecah kulit (PK), baik sebagai unit sendiri atau digabung dalam rice milling unit.  Mesin pecah kulit gabah yang banyak digunakan dewasa ini adalah mesin tipe rubber roll.  Komponen utama dari mesin ini adalah dua rol karet (rubber roll). Rol karet  yang sering disebut juga rice hulling roll, merupakan komponen berbentuk silinder, terdiri dari tabung yang umumnya terbuat dari besi cor yang dilapisi karet. Cara kerjanya adalah dua rol karet dipasang berdampingan dan berputar ke arah dalam berlawanan arah dengan kecepatan putar yang berbeda, sehingga menimbulkan gaya gesek (friksi). Bersamaan dengan itu gabah dicurahkan melalui corong di bagian atas mesin dan jatuh tepat di antara 2 roll karet yang berputar. Akibat gaya gesek yang ditimbulkan pada permukaan gabah di antara dua rol karet, maka kulit gabah akan terkupas.

Bagaimana agar usaha penggilingan padi sukses dengan menggunakan mesin pecah kulit ini? Ikuti beberapa tips ini :

1. Pastikan kadar air gabah kering giling maksimal 14%. Gabah dengan kadar air yang tinggi, ketika digiling menghasilkan beras yang   patah (broken). Kalau berasnya banyak patah, kualitas tidak prima dan harga jualnya pun akan turun.

2. Setel rubber roll secara tepat. Persentase gabah terkupas tergantung pada kerapatan silinder karet ini. Pemasangan rubber roll yang terlalu rapat satu sama lain akan meningkatkan jumlah beras patah dan beras menir, sedangkan jarak kedua silinder yang renggang akan menyebabkan persentase gabah tidak terkupas meningkat. Jika banyak beras patah, kualitas beras turun, kalau banyak gabah yang tidak terkelupas, akan menambah kerja ulang. Gabah ini harus dipisahkan dari beras melalui mesin pengayak, dan diumpankan kembali ke mesin pecah gabah ini. Menjadi tidak efisien bukan?

3. Lakukan maintenance mesin secara teratur. Mesin yang tidak terpelihara, terutama akan membuat posisi rol karet menjadi tidak presisi. Ketika dua rol karet tidak pada posisi yang tepat, selain menurunkan mutu hasil kupas, juga merusak lapisan karet pada rol ini. Akibatnya harus sering ganti rol, dan ini merugikan usaha Anda.

4. Pastikan gabah yang masuk ke dalam mesin bersih. Kerikil, paku, atau benda keras lain akan merusak rol karet. Akibatnya, Anda juga harus sering ganti rol karet.

5. Pastikan Anda memilih rol karet yang bermutu. Salah satu mutu rol karet ditandai kelenturan lapisan karet. Lapisan karet yang keras akan meningkatkan persentase beras pecah dan beras menir. Lalu bagaimana cara memilih rol karet yang bermutu? Pilihlah rol karet dari produsen yang sudah berpengalaman.

PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) sudah sejak 1972 memproduksi rubber roll.  Dengan pengalaman hampir 50 tahun, kini SLP memasarkan rubber roll  dengan merek Niri MaxtonNiri TOP, Niri Super, Flying HorsePanther, Niri Bima, Macan Terbang dan Rajawali. Masing-masing merek memiliki kapasitas giling yang berbeda-beda..

Pemberitahuan!

“Hai Rekan-rekan Sekalian!

Menyikapi Informasi yang beredar di Sosial Media mengenai perekrutan karyawan PT Samudera Luas Paramacitra, dapat dipastikan hal tersebut adalah INFORMASI PALSU / HOAX yang terindikasi sebagai PENIPUAN.

PT Samudera Luas Paramacitra tidak pernah bekerja sama dengan agen atau pihak ketiga dalam proses perekrutan calon karyawan.

PT Samudera Luas Paramacitra TIDAK PERNAH MEMUNGUT BIAYA dalam proses perekrutan calon karyawan.

Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Samudera Luas Paramacitra secara tidak bertanggung jawab.

Informasi resmi mengenai perekrutan karyawan hanya diterbitkan melalui website resmi dan akun resmi sosial media kami.”

website kami : www.niri-rubber.com

Rubber Airbag Menggairahkan Industri Galangan Kapal

Ketika mendiskusikan strategi Indonesia sebagai poros maritim dunia, ada aspek yang sering luput dari perhatian. Kita sibuk menyoroti kesiapan infrastruktur dan pelayanan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Kita sangat tekun menghitung banyaknya kapal asing yang mencuri ikan di perairan kita. Tetapi, kita lupa / kurang memikirkan berapa banyak kapal milik perorangan atau perusahaan Indonesia yang beroperasi di perairan sendiri. Sumber daya laut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kemakmuran bangsa apabila kita memiliki armada kapal yang memadai.

Ketersediaan armada kapal sangat tergantung pada kekuatan industri galangan kapal.  Perusahaan galangan kapal berperan membuat, memelihara, dan memperbaiki kapal.  Menurut sumber dari Kementrian Perindustrian, saat ini Indonesia memiliki sekitar 250 perusahaan galangan kapal. Memang hanya sekitar 20% dari pelabuhan di Indonesia yang memiliki fasilitas galangan kapal. Hal ini disebabkan antara lain oleh tingginya biaya investasi dan operasional. Industri ini termasuk padat modal dan padat teknologi.

Investasi besar yang harus dikeluarkan oleh galangan kapal diantaranya adalah untuk membangun fasilitas. Secara umum, galangan kapal memiliki fasilitas docking berupa graving dock (dok kolam), dimana graving dock adalah tempat semacam kolam yang besar dan dalam, sesuai dengan ukuran kapal yang akan masuk, yang dihubungkan oleh ‘pintu’ ke laut. Untuk pembuatan kapal, pintu dock ditutup, dan airnya dipompa, sehingga tempatnya kering yang memungkinkan aktivitas pembuatan kapal. Untuk perbaikan atau perawatan kapal, kapal dibawa masuk ke dalam kolam, pintu ditutup, kemudian air laut dipompa keluar. Setelah pembuatan, perbaikan atau perawatan kapal selesai, katup pada pintu dock dibuka, sehingga air laut masuk. Setelah mengambang, kapal dapat keluar dan kembali melaut.

Beberapa galangan kapal membangun fasilitas ship railway maupun slipway dock. Ship railway merupakan sarana mekanis dalam bentuk rel untuk menarik kapal dari laut ke darat atau meluncurkannya dari darat ke laut. Keunggulan dari fasilitas ini adalah lebih murah dibanding membangun graving dock. Perusahaan galangan membuat lapangan beton dan dipasangi rel ke laut. Kelemahannya, kekuatan dan kapasitas rel terbatas. Kedua, konstruksi rel bersifat tetap (fixed), tidak bisa dipindah-pindah. Ketiga, kapal yang ditarik dapat merusak rel. Keempat, fasilitas rel membutuhkan perawatan yang mahal, terutama pada bagian yang terendam air.

Pada tahun 1980-an, terdapat temuan teknologi yang dapat mengatasi kelemahan  baik sistem graving dock, ship railway maupun slipway, yaitu Rubber Airbag. Rubber airbag adalah kantong udara berbentuk tabung dengan kerucut (cone) di kedua ujungnya. Kantong udara ini dibuat dengan dua lapis utama. Lapisan dalam terbuat dari jalinan benang nilon sintetis dilapisi karet disebut synthetic cord reinforced rubber. Dan lapisan terluar terbuat dari karet alam yang dimodifikasi sehingga tahan terhadap gesekan dan tekanan.

Struktur Rubber Airbag terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama disebut sebagai body, yaitu bagian tengah yang berbertuk tabung. Bagian kedua disebut sebagai head (kepala) yaitu kerucut pada dua ujung. Bagian ketiga disebut sebagai sebagai mouth (mulut) yaitu ujung kerucut, dibuat dari logam yang berfungsi untuk mengisi atau membuang udara di dalamnya.

Tipe Rubber Airbag bisa dilihat dari ukuran dan model. Secara umum terdapat tiga jenis rubber air bag dilihat dari diameternya yaitu 1,5 meter, 1,8 meter dan 2 meter. Meskipun demikian ada juga rubber air bag dengan diameter 0,8 meter, 1 meter, dan 1,2 meter, bahkan lebih dari 2 meter. Sedangkan panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan pemesan.

Dari segi modelnya, Rubber Airbag  dapat dilihat dari banyaknya lapisan jalinan benang nilon di dalamnya. Secara umum modelrubber air bag terdiri dari tiga hingga enam lapisan jalinan benang nilon. Meskipun demikian, ada juga yang melebihinya, tetapi umumnya tidak lebih dari 10 lapis (layer/ply).

Bagaimana dengan cara kerjanya?

Untuk menarik kapal ke darat, bagian bawah ujung kapal depan dipasang rubber air bag,  kemudian kapal ditarik menggunakan winch. Seiring dengan laju kapal, rubber air bag ditambahkan di depannya. Demikian seterusnya sampai kappa tiba di tempat perbaikan atau perawatan. Setelah sampai, di bawah kapal dipasang beton penyangga yang disebut stow block / keel block. Kemudian rubber air bag  di kempiskan untuk disimpan. Demikian juga untuk peluncuran kapal dari darat ke laut. Di antara stow block dipasang rubber air bag, yang kemudian diisi udara. Kemudian stow blok diambil, dan kapal didorong ke laut.

Metode Penggunaan Rubber Airbag :

  1. Metode Linear Arrangement

Pada kapal yang lebar lambungnya tidak melebihi panjang efektif (body) rubber airbag,  bisa menggunakan metode linier. Dengan metode linier, rubber airbag dipasang berjajar dari ujung ke ujung bawah kapal

2. Metode Staggered Arrangement



Apabila lebar kapal melebihi panjang efektif satu rubber air bag, tetapi kurang dari panjang efektif 2 rubber airbag, dapat menerapkan metode staggered. Dengan metode ini rubber air bag  dipasang dua baris berselang-seling / zig-zag (lihat gambar)

3. Metode Two Line Arrangement

Apabila lebar kapal melebihi panjang efektif dua rubber air bag, dapat digunakan metode dua baris.  Dengan metode ini rubber air bag dipasang dua baris sejajar (lihat gambar), dengan jarak antara ujung rubber airbag minimal 20 cm

Khusus untuk kapal yang permukaan lambungnya datar, seperti kapal tongkang misalnya, lebar lambung kapal boleh melampaui panjang rubber air bag.

Untuk dapat menggunakan rubber air bag secara aman, galangan kapal harus memastikan tempat peluncuran cukup datar, padat dan bebas dari benda tajam. Benda tajam seperti potongan besi atau batu karang dapat merobek rubber air bag  yang menopang kapal dengan bobot ribuan ton. Lokasi penggunaan rubber airbag bisa di tepi pantai atau tepi sungai yang landai dan berpasir. Untuk menghindari kerusakan rubber airbag, permukaan lantai dapat dipertimbangkan untuk dicor beton.

Sangat disarankan agar pengguna rubber airbag menggunakan tenaga ahli yang telah memahami metode penggunaan dan resiko yang mungkin timbul.

Apa keunggulan sistem rubber air bag?

  1. Galangan kapal  tidak perlu berinvetasi besar untuk membangun fasilitas docking berupa graving dock / slipway.  Perusahaan cukup meratakan dan memadatkan tanah di tepi pantai/sungai.
  2. Perawatan rubber airbag jauh lebih murah dibanding perawatan graving dock maupun slipway.
  3. Penggunaanya bisa mobile, dipindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.
  4. Dengan rubber air bag, galanganmemiliki  kapasitas yang flexible dan dapat ditingkatkan, karena dengan bibir pantai yang landai, sudah dapat dijadikan fasilitas pembuatan maupun docking yang besar.

Selama ini, galangan kapal di Indonesia mengimpor rubber air bag  dari luar negeri, terutama Cina. Namun sekarang kita layak bersyukur karena pada tahun 2019 PT Samudera Luas Paramacitra (SLP), bekerja sama dengan BPPT, berhasil memproduksi rubber air bag sendiri. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun kemandirian industri perkapalan di Indonesia. Dengan adanya produksi rubber airbag dari SLP, diharapkan industri galangan kapal Indonesia semakin bergairah, berdaya saing, dan bertumbuh semakin besar dan kuat.

Untuk konsultasi mengenai SLP Air Bag, silahkan menghubungi hotline (+62) 823 2018 9998 atau email admin@niri-rubber.com.

SLP Karet Dilatasi Mengamankan Bangunan Dari Retakan

Semua bangunan beton, baik gedung maupun infrastruktur seperti jalan layang, jembatan, bendungan sangat rawan dari retak. Untuk menghindarinya, bangunan diberi dilatasi. Dilatasi merupakan celah pemisah atau pemotongan sistem struktur pada bagian tertentu pada arah memanjang bangunan. Agar ikatan antar struktur kuat dan tetap mengakomodasi pemuaian, celah tadi harus diisi dengan karet dilatasi.

Karet dilatasi, yang disebut juga karet beton atau rubber strip, merupakan lembaran karet untuk mengisi celah struktur yang  dirancang untuk menyerap ekspansi dan kontraksi yang disebabkan oleh panas dan muai / susut dari struktur bangunan. Selain untuk mengakomodasi perubahan temperatur, karet dilatasi juga berperan sangat penting untuk menyerap getaran, menahan bagian-bagian tertentu karena pergerakan tanah atau gempa bumi. Pada bangunan jembatan atau jalan layang, karet dilatasi terutama untuk meredam getaran dan pergerakan struktur dari gerakan dinamis akibat kendaraan yang lalu lalang. Dengan karet dilatasi, struktur bangunan beton  dapat terbebas dari keretakan parah.




PT Samudera Luas Paramacitra memproduksi karet dilatasi berbagai  dimensi dan ukuran sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Karet dilatasi yang kami produksi menggunakan material karet alam yang memiliki tingkat elastisitas yang baik  serta tahan air dan ozon. Jika Anda membutuhkan karet dilatasi berkualitas tinggi hubungi hotline kami di 0821-1615-7575 atau email di info@niri-rubber.com

Mooring Bollard Sebagai Tambatan Tali Kapal Saat Berlabuh

Setiap kapal yang berlabuh menghadapi risiko ketidakstabilan karena gelombang besar, derasnya arus laut, dan kencangnya anginoooo. Oleh karena itu, dermaga harus dilengkapi sarana tambat yang andal. Salah satu komponen tambat kapal yang vital adalah mooring bollard.

Mooring bollard sering juga disebut dengan nama marine bollard, ship bollard, atau bolder bollard.  Alat ini digunakan sebagai penambat tali kapal saat sedang sandar. Tujuannya agar kapal tetap berada pada posisinya,  tidak bergeser, berputar, atau pindah tempat akibat gelombang, arus dan angin.

Mooring bollard dirancang memiliki bagian yang lebih lebar di bagian kepala, bertujuan untuk menahan lepasnya tali tambat secara tidak sengaja. Yang penting, disediakan titik ikat yang kokoh untuk tali tambat. Dari segi desain dikenal cukup banyak ragam bollard tergantung tujuan penggunaanya yang ditentukan oleh:

  • Jenis, Dimensi dan bobot kapal yang akan ditambatkan
  • Sudut tambatan, ditentukan oleh jenis kapal dan pasang surut
  • Kedalaman kolam dermaga

Jenis mooring bollard yang umum diantaranya adalah cleat bollard, single bit bollard, double bit bollard, curved bollard, straight bollard, dan CVS bollard.  

  • Cleat bollard  merupakan tonggak tambat dengan ujung atas membentuk seperti tanduk. Cleat bollard sangat ringkas dan cocok untuk tambat perahu kecil.
  • Single bit bollard merupakan bollard yang di bagian tengahnya  atas terdapat dua ujung mencuat ke samping kiri dan kanan, membentuk salib. Kekuatan ikat tali kapal berada pada perisangan salib tersebut. Jenis tonggak pengikat ini cocok untuk kapal kecil.
  • Double bit bollard  pada dasarnya merupakan dua bit bollard yang dipasang sebagai satu kesatuan. Jenis bollard ini cocok untuk kapal yang lebih besar.
  • Curved bollard merupakan bollard dengan bagian atas menekuk membentuk semacam kait. Ujungnya berbentuk setengah lingkaran. Kekuatan ikat tali berada pada tekukan tersebut.
  • CVS bollard sebenarnya sama dengan curved bollard, tetapi ujung kait setelah tekukan melebar membentuk huruf V.
  • Straight bollard memiliki ujung berbentuk lingkaran yang berdiameter lebih besar daripada diameter tonggaknya. Kekuatan ikat terletak di bawah ujung lingkaran yang lebar tersebut.

PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) memproduksi tiga jenis mooring bollard yaitu SLP Curved Bollard, SLP Straight Bollard, dan SLP CVS Bollard.

  • SLP Curved Bollard 

SLP Curved Bollard dapat digunakan untuk sudut tambatan besar. Bollard tipe ini tersedia dalam kapasitas hingga 200 MT.

  • SLP Straight Bollard 

SLP Straight Bollard dapat digunakan untuk sudut tambatan hingga 160o. Bollard tipe ini tersedia dalam kapasitas hingga 200 MT.

  • SLP CVS Bollard 

SLP CVS Bollard dapat digunakan untuk sudut tambatan hingga 160o. bollard tipe ini tersedia dalam kapasitas hingga 200 MT.

*Selain ketiga type di atas, SLP dapat memproduksi bollard type lain sesuai pesanan.

 Sebelum penggunaan, bollard diberi lapisan tambahan untuk memperpanjang masa pakainya dengan mencegah timbulnya karat berlebih. Bollard tersebut lalu dipasang menggunakan angkur yang dibuat dari as baja dengan finishing Hot Dipped Galvanized. Kami dapat menjamin bahwa SLP Bollard sangat aman untuk perangkat berlabuh kapal.

Bagi yang berminat terhadap SLP Bollard dapat menghubungi kami di hotline (+62) 823 2018 9998 atau email admin@niri-rubber.com.

Quick Release Mooring Hook Menjamin Keamanan Tambat Kapal

Kapal yang sedang berlabuh menghadapi beberapa risiko. Hantaman gelombang terkadang membuat kapal tidak stabil sehingga mengganggu aktivitas bongkar muat. Bahkan terpaan angin kencang dan ombak besar dapat melepas tali dari tambatnya dan membawa kapal ke laut lepas. Selain itu, pada pelabuhan yang sibuk, kecepatan pada proses tambat dan lepas tambat yang cepat sangat membantu kelancaran operasional pelabuhan. Alasan keamanan pun menjadi masalah yang sangat penting di Pelabuhan tertentu seperti Pelabuhan Minyak dan Gas.

Oleh karenanya, Quick Release Mooring Hook / Quick Realese Hook menjadi alternatif solusi bagi pemilik Pelabuhan.

Quick Release Hook (QRH) adalah suatu perangkat yang dapat membantu proses berlabuh (tambat) dan lepas tambat yang cepat, aman, dan efisien. Perangkat ini sangat cocok untuk dipasang pada dermaga minyak, gas, bahan kimia, peti kemas, batu bara, dan barang curah lain, juga pada mooring buoys (tambatan terapung).

PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) menjadi Agen Tunggal di Indonesia untuk produk QRH dengan Brand STRAATMAN produksi Machinefabriek Straatman BV, buatan Belanda dengan fitur istimewa sebagai berikut:

● Hook terbuat dari forged metal yang mendapat sertifikat uji material. Material ini jauh lebih kuat dibanding besi cor biasa. Selain itu, material ini juga dilengkapi dengan rust protector (pelindung karat dan korosi) yang menjamin kekuatan dan keawetan.

● Perangkat dilengkapi dengan electric release system, sehingga hook dapat dibuka secara otomatis cukup dengan menekan tombol.

● Automatic Release dapat dilengkapi remote control yang diintegrasikan dengan sistem dalam ruang kendali pelabuhan. Saat cuaca buruk atau keadaan darurat, hook dapat dibuka dari ruang kendali untuk melindungi operator, pelabuhan dan kapal dari bahaya.

● Seluruh komponen elektrikal memiliki opsi explosion-proof yang bersertifikasi ATEX dan IECEx, sehingga aman digunakan pada terminal gas, minyak, bahan kimia dan tempat berbahaya lain.

● Setiap unit hook dapat dilengkapi load cell yang berfungsi mengukur beban tambat yang dapat dipantau melalui display pada control panel di ruang kendali.

Untuk keterangan lebih lanjut terkait dengan spesifikasi teknis dan konsultasi seputar produk Quick Release Hook ini, anda dapat menghubungi hotline (+62) 823 2018 9998 atau email admin@niri-rubber.com.

SLP Arch / Lambda Fender Proteksi Efektif Dermaga Menengah

Pelabuhan dengan dermaga yang sering disinggahi oleh kapal-kapal ukuran menengah, dapat memasang Arch / Lambda Fender untuk melindunginya. Lambda Fender bentuknya sepintas mirip dengan V Fender. Bedanya, permukaan Lambda Fender lebih lebar. Dengan desain seperti itu, Lambda Fender memiliki kemampuan menyerap energi lebih tinggi saat terjadi benturan dengan dinding kapal.

Sebuah uji pemakaian, menunjukan fender jenis ini mampu menyerap energi lebih tinggi dibanding V Fender. Itulah sebabnya Lambda Fender cocok untuk dermaga yang didatangi oleh kapal-kapal menengah dan relatif besar seperti Ro-Ro, kapal Cargo atau kapal barang curah. Lebih tepat apabila Lambda Fender digunakan pada dermaga dengan sistem beton daripada kayu.

PT Samudra Luas Paramacitra  (SLP) memproduksi berbagai jenis fender termasuk Lambda Fender dengan brand SLP Arch Fender (SArF). Secara umum, keunggulan SLP Arch Fender adalah:

  • Memiliki daya serap energi tinggi
  • Terbuat dari karet alam dengan formulasi khusus sehingga elastis dan tahan lama
  • Relatif mudah diaplikasikan dan cocok untuk penggunaan pada kebanyakan jenis dermaga.

SLP Arch Fender telah melewati uji tekan dengan hasil yang sangat baik. Dengan laboratorium dan sumber daya manusia yang handal, kami memastikan semua produk yang dihasilkan berkualitas tinggi. Kami juga telah mengantongi berbagai sertifikat seperti:

  • Sertifikat ISO 9001:2015
  • Sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia)
  • Sertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)
  • Sertifikat International PIANC

Untuk pemesanan dan konsultasi produk, silakan menghubungi :

Hotline (+62) 823 2018 9998 

Email : admin@niri-rubber.com

SLP M-Fender: Perlindungan Terbaik Dermaga Dan Kapal

Ada banyak ragam fender untuk melindungi dermaga dan kapal ukuran menengah dan kecil saat bersandar. Salah satunya adalah M fender. M fender adalah bantalan karet yang dirancang berbentuk menyerupai huruf M. Terkadang fender ini disebut juga W fender, karena kalau dibalik posisinya akan membentuk W.

M fender banyak dipasang di dermaga penyeberangan antar pulau. Fender tipe M ini relatif mudah instalasinya. Dilengkapi plat baja di bagian kakinya, pemasangan bisa secara horisontal maupun vertikal. M Fender dapat pula diaplikasikan menggunakan frontal frame.

Fender tipe M memiliki penampang muka lebar yang efektif untuk menahan beban benturan. Fender tipe M memberikan absorpsi energi yang tinggi dan gaya reaksi rendah. Konsentrasi tekanan pada bagian atas fender berkurang karena adanya dua lengkungan yang bentuknya menyerupai huruf “M”. Dari segi fungsinya, M fender memiliki keunggulan:
• mampu menyerap energi tinggi
• kekuatan reaksi rendah ketika menahan gaya atau tekanan,
• memiliki ketahanan daya geser yang relatif tinggi.

PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) sangat berpengalaman memproduksi berbagai jenis fender, termasuk beragam M fender. Proses produksi yang mengadopsi standar mutu ISO 9000: 2015 dan SNI, didukung laboratorium yang lengkap, memastikan fender SLP bermutu tinggi. Keunggulan SLP M Fender adalah:
• Terbuat dari material terbaik sehingga tahan lama
• Tingkat penyerapan energi cukup baik
• Ketahanan yang baik terhadap air laut
• Mudah dipasang dan mudah perawatannya
• Tersedia berbagai ukuran.

Untuk pemesanan atau berkonsultasi silahkan hubungi hotline (+62) 823 2018 9998 atau email ke admin@niri-rubber.com

SLP D Fender Melindungi Dermaga Dan Kapal Anda

D fender merupakan bantalan karet berbentuk huruf D dengan rongga di tengahnya. Di pasaran kita mengenal dua jenis D fender dilihat dari bentuk rongga tengahnya. DD fender rongga tengahnya berbentuk huruf D dan DO fender rongga tengahnya berbentuk huruf O.

D Fender dapat diproduksi dengan cara :

  1. Karet 100% (tanpa plat baja), biasanya untuk penggunaan sebagai pelindung dinding kapal.
  2. Menggunakan plat baja, biasanya sebagai fender di dermaga.

Sama seperti rubber fender lainnya, D fender berfungsi untuk mencegah kerusakan pada dermaga maupun kapal pada saat merapat.

Jenis fender karet ini cocok untuk dermaga yang relatif kecil, baik dermaga sistem kayu, dermaga dinding beton, dan dermaga apung yang melayani kapal ukuran kecil dan sedang. D fender juga dapat dipasang pada kapal Harbour Tug, kapal penangkap ikan, dan tongkang sebagai bumper.

PT Samudera Luas Paramacitra (SLP) memiliki pengalaman panjang memproduksi D fender, yang hasilnya sudah digunakan di banyak pelabuhan di seluruh Indonesia. Karet fender ini diproduksi melalui proses pencetakan di bawah tekanan dan suhu tinggi yang terukur, sehingga menghasilkan senyawa karet homogen yang tidak berpori, membuat kinerjanya sangat tinggi. Keunggulan SLP D Fender adalah:

  • Terbuat dari bahan baku karet berkualitas, membuat D fender tahan lama & berkualitas
  • Tingkat penyerapan energi yang baik
  • Ketahanan yang baik terhadap air laut
  • Mudah dipasang dan dirawat atau diganti
  • Tersedia berbagai ukuran

Untuk pemesanan atau berkonsultasi silakan hubungi hotline (+62) 823 2018 9998 atau email ke admin@niri-rubber.com

Flags Widget powered by AB-WebLog.com.